Apakah SKK Konstruksi Hanya Dibutuhkan Sebagai Syarat SBUJK Saja??
- Zulfikar Sitepu
- 3 Apr 2024
- 2 menit membaca
Seperti yang kita tahu bahwa SKK adalah singkatan dari Sertifikat Kompetensi Kerja dengan penjelasan sebagai berikut:
SKK Konstruksi
Definisi: Sertifikat yang dikeluarkan sebagai bukti pengakuan formal bahwa seorang individu memiliki kompetensi dan keahlian tertentu di bidang konstruksi.
Penerbit: Dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah diakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Tujuan
Memastikan tenaga kerja konstruksi memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar.
Meningkatkan daya saing tenaga kerja konstruksi dalam mendapatkan pekerjaan.
Memperkuat profil perusahaan konstruksi ketika mengikuti lelang proyek (karena SKK sering jadi persyaratan).
Proses mendapatkan SKK Konstruksi
Tenaga kerja harus memenuhi persyaratan pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja.
Tenaga kerja menjalani asesmen oleh LSP untuk menguji keterampilan, pengetahuan, dan sikapnya.
Jika lulus asesmen, tenaga kerja akan mendapatkan SKK Konstruksi.
Klasifikasi SKK Konstruksi
SKK Konstruksi dibedakan berdasarkan jenjang kerja, kualifikasi, dan sub-klasifikasi bidang keahlian.
Apakah Wajib Punya SKK Konstruksi?
Bagi perusahaan konstruksi, wajib memiliki tenaga ahli/tenaga teknis dengan bukti SKK Konstruksi sesuai bidang kerjanya.
Kepemilikan SKK menjadi salah satu persyaratan dalam proses pengajuan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK).
Namun selain itu SKK juga dibutuhkan oleh orang perorangan karena saya menemukan bahwa beberapa lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan konstruksi dipersyaratkan bagi pelamar untuk memiliki SKK.
Persyaratan SKK dalam lowongan pekerjaan konstruksi menunjukkan bahwa perusahaan ingin memastikan bahwa pelamar memiliki kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan standar yang dipersyaratkan. Hal ini penting untuk menjaga kualitas pekerjaan dan keselamatan di tempat kerja.
Bagi individu yang ingin bekerja di baik di bidang konstruksi secara langsung maupun tidak tentu membutuhkan SKK terutama bagi lulusan seperti Teknik Sipil, Teknik Elektronika, Mekanikal dan sejenisnya. Mendapatkan SKK merupakan langkah yang penting untuk meningkatkan peluang dan kesuksesan pada karir.

Contoh yang saya temukan dalam lowongan yang membutuhkan SKK adalah dari PT Valtekindo Global Intertek dengan keterangan seperti berikut
D3 Elektromedik
D3 Mekatronik
D3 Revaksi Optisi
D3 Ahli mekanikal (* Diutamakan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) 301 Ahli Teknik Mekanikal)
S1 Teknik tenaga listrik (* Diutamakan memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik)
S1 Teknik Elektronika Instrumentasi
Bagi kamu yang ingin membuat SKK dengan pihak yang berpengalaman, bisa hubungi saya. Saya mitra P3SM dan bisa membantu proses SKK secara nasional, mulai dari pendaftaran, pelatihan, hingga asesmen. Ayo klik kontak saya sekarang!
.png)



Komentar